Pasti sudah tahu bukan, apa arti kata pasrah.
Pasra, menyerahkan semua nasib kepada takdir. Apa benar seperti itu??? Aku pun masih perlu mengkaji tentang kalimat itu.
Tapi diluar itu semua, saat ini aku memilih satu kata itu pada hidupku. Terlebih aku memilih kata itu sebagai pegangan, ya semisal kau merasa marah karena ketidakadilan yangterjadi di tempat kerjamu, semacam itu mungkin. Ketika kau sangat ingin mengeluarkan semua uneg-uneg yang ada dalam hati, kau langsung diam dan pasrah. Tapi bukan berarti mengalah. Hanya pasrah melihat saja apa yang terjadi, tak perlu ikut campur dan tak perlu mencoba ingin tahu.
Penggambarannya seperti itu, aku lebih memilih pasrah tak bergeming, diam mendengarkan, tak banyak protes, dan tak terlalu vokal. Lebih ke menyelami pikiranku sendiri tanpa perlu adanya gangguan dari luar.
Aku cukup pasrah dengan semua yang terjadi padaku, apa yang kau lakukan padaku, ketika kau bertindak tak adil padaku, ketika semua orang mencemoohku, aku hanya diam mendengarkan, diam tak bicara, dan pasrah menerima nasibku.
Tapi bukan berarti akucuma diam saja, aku bergerak, keep moving. Tapi tak banyak bicara. Aku yakin, kepasrahanku ini akan membuahkan hasil dan orang-orang itu akan melihatku dengan sepenuh mata dan hatinya.
Minggu, 19 Juni 2011
Tidak tahu
Bagi kebanyakan orang, jawaban tidak tahu bisa menjadi pilihan terakhir ketika bingung menjawab. Dab bisa jadi jawaban menyebalkan bagi yang melontarkan pertanyaan. Kau pasti tahu hal itu bukan?? Karena yang sebenarnya terjadi bukan karena kau tidak tahu seperti yang kau lontarkan itu, tapi sebenarnya kau benar-benar tahu apa yang terjadi dan apa yang kau rasakan.
Tapi bagiku aku tidak tahu bukan karena aku tidak tahu, lebih ke aku tidak mau tahu dan tidak mau menjawab semua pertanyaanmu, apapun itu. Aku tidak tahu, karena aku tidak mau mengungkapkan apa yang terjadi pada diriku, apa yang tengah kurasakan dan apa yang kualami saat ini.
Aku tidak tahu kenapa aku merasakan hal ini, kenapa aku bisa sepertiini. Aku benar-benar tidak tahu apa jalan yang kutempuh ini benar berada di Tehnik Informatika ketika perasaan dan jiwaku berada di jalur imajinasi.
Aku sebenarnya tahu, aku suka menulis cerita dan ini bukan jalanku. Tapi aku juga tahu aku sudah terlanjur memilih jalan ini, dan sekarang aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan.
Bukan hanya aku, tapi kau pun pasti seperti itu bukan. Tidak tahu menahu tentang semuanya, bukan berarti tidak peduli tapi lebih ke tak mau tahu.
Tapi bagiku aku tidak tahu bukan karena aku tidak tahu, lebih ke aku tidak mau tahu dan tidak mau menjawab semua pertanyaanmu, apapun itu. Aku tidak tahu, karena aku tidak mau mengungkapkan apa yang terjadi pada diriku, apa yang tengah kurasakan dan apa yang kualami saat ini.
Aku tidak tahu kenapa aku merasakan hal ini, kenapa aku bisa sepertiini. Aku benar-benar tidak tahu apa jalan yang kutempuh ini benar berada di Tehnik Informatika ketika perasaan dan jiwaku berada di jalur imajinasi.
Aku sebenarnya tahu, aku suka menulis cerita dan ini bukan jalanku. Tapi aku juga tahu aku sudah terlanjur memilih jalan ini, dan sekarang aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan.
Bukan hanya aku, tapi kau pun pasti seperti itu bukan. Tidak tahu menahu tentang semuanya, bukan berarti tidak peduli tapi lebih ke tak mau tahu.
Langganan:
Komentar (Atom)
