Apa kau pernah merasa dianggap sok sibuk sama dirimu sendiri? Tentu tidak pernah kan, karena biasanya orang yang mengatakan sok sibuk itu orang laen bukan. Tapi tidak untuk diriku.
Aku sendiri yang mengatakan kalau diriku ini sok sibuk, bukan sok sih sebenarnya tapi memang super sibuk. Tapi kadang aku merasa kesibukanku ini masih belum sebanding dengan orang yang benar-benar sibuk. Aku masih hanya sebatas kesibukan sehari-hari, tapi sudah cukup untuk menyita waktuku berjam-jam.
Aku heran, kenapa satu hari ini diberi waktu hanya 24 jam saja. Padahal aku butuh waktu yang lebih dari 24 jam. Kau tahu kan, orang yang super sibuk, waktu 24 jam saja belum cukup apalagi yang sok sibuk seperti diriku.
Kesibukan memang menyita waktu, bahkan untuk bergaul saja tak ada. Bukankah anak remaja itu butuh pergaulan yang bisa mengembangkan bakat dalam dirinya agar bisa lebih kreatif. Ach, bicara tentang anak remaja aku jadi teringat, kalau aku sebenarnya tak remaja lagi. Umurku sudah ada ekor 1 dibelakang angka 2.
Mengingat umur, apa aku bisa ya meraih kesuksesan diusia muda, ya semacam sukses yang benar-benar membuatku sibuk bukan sok sibuk.
Hufz, bahkan untuk mencurahkan isi hati seperti ini ajah aku harus berkejaran dengan waktu. Kenapa waktu terus melangkah sedangkan kita tak bisa harus menuruti waktu, ada saatnya kita butuh istirahat. Dan aku membutuhkannya, aku butuh istirahat dan ketika istirahat aku gak mau ketinggalan waktu. Tapi itu tak mungkin bukan, karena ketika kita beristirahat, waktu tetap berjalan tak berhenti dan akan terus meninggalkan kita.
Whatever, yang jelas aku pasti akan membuat waktuku benar-benar sibuk bukan sok sibuk seperti ini.
